Tahapan dakwah Rasul terbagi menjadi dua sesi, yaitu Dakwah Secara
Sembunyi-sembunyi, dan dakwah secara terang-terangan. Kali ini akan
dibahas bagaimana Dakwah nabi Secara Sembunyi-sembunyi.
Setelah
Rasulullah SAW diutus menjadi Rasul dan agar melaksanakan dakwahnya
kepada orang Quraisy, maka Rasulullah merasa bingung bagaimana memulai
pendakwahannya tentang ajaran baru yaitu Islam. Pada akhirnya Rasulullah
melaksanakan dakwah tersebut dengan tahapan pertama, yaitu dakwah
secara sembunyi-sembunyi. Dakwah tersebut dilakukan Rasulullah di
seputar keluarganya, selain itu juga dilakukan di kalangan orang-orang
tertindas, lemah, dan membutuhkan pertolongan.
Pada tahapan ini,
Rasulullah mengajak mereka memeluk Islam, membina mereka dengan
pemikiran-pemikirannya, membimbing mereka dengan hukum-hukumnya dan
membentuk kutlah atau kelompok. Demikian itu menunjukkan bahwa
Rasulullah tidak pernah lepas dari dakwah dan bersungguh-sungguh membina
orang-orang yang masuk Islam dengan pemikiran-pemikiran. Beliau
mengumpulkan mereka di rumah Al-Arqam, dan mengirim sahabat yang akan
membina mereka dalam bentuk kutlah di berbagai halaqah. Selain kutlah,
Rasulullah membina secara berkelompok. Pembinaan secara kelompok yang
dilakukan oleh Rasulullah hanya untuk orang-orang yang bersimpati kepada
Islam dan siap untuk menerima Islam.
Materi dakwah yang dilakukan
Rasulullah secara sembunyi-sembunyi merupakan ayat-ayat yang turun
kepada Rasul untuk mengajak pada ketauhidan, mengingkari keberhalaan,
dan kesyirikan serta mengutuk keduanya, dan mencela bapak-bapak dan
nenek moyang tanpa pemikiran. Muatan ayat-ayat yang turun mencela
muamalah-muamalah yang rusak, menyerang riba dan menhantam perdagangan
yang rusak dna penipuan dalam takaran dan timbangan.
Selama tiga tahun berdakwah, hanya empat orang/ pengikut yang masuk
Islam dan menjadi pengikut Rasulullah. Diantaranya adalah Istri nabi
Muhammad Khadijah, dari keluarganya adalah Ali bin Abi Thalib, sedangkan
dari kalangan budak adalah Zaid bin Harisah, dan dari kalangan kerabat
dekatnya Abu Bakar atau yang disebut juga dengan nama Attiq bin Usman.
Dengan perantara Abu Bakar, banyak orang yang masuk Islam, diantaranya;
Usman bin Affan, Talhah bin Ubaidillah bin Jarrah, Abdurrahman bin Auf,
Arqam bin Abil Arqam, Fatimah binti Khottob, dan suaminya dna lain-lain.
Pada
tahap pertama ini, tantangan yang dialami oleh Rasulullah masih
sedikit, karena masih dalam tahap sembunyi-sembunyi, jadi belum terlalu
keras dan terjal dalam pendakwahannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar